SERANG– Komisi V DPRD Provinsi Banten menggelar rapat koordinasi agenda evaluasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2024 di ruang rapat Komisi V, pada Kamis (18/07/24).
Dalam kesempatan itu, hadir para kepala sekolah SMA/SMK Negeri yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang untuk menyampaikan hasil pelaksanaan PPDB tahun 2024.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi V DPRD Banten Umar Barmawi mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para kepala sekolah atas pelaksanaan PPDB yang berjalan lancar.
Umar berharap, kedepan sinergitas antara Kepala sekolah dan dengan DPRD Banten dapat terbangun dengan baik.
“Saya mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan PPDB, tentu seyogianya kepala sekolah dapat bermitra dengan komisi V dalam menjalin komunikasi dalam membangun dunia pendidikan,” ucapnya.
Sejalan dengan itu, Ketua Komisi V Yeremia Medropa juga turut mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah yang sudah menjalankan PPDB dengan segala dinamikanya. Yeremia dalam kesempatan itu kembali mengingatan bahwa pesan Pj Gubernur Banten Al-muktabr untuk dapat memperioritaskan anak-anak kurang mampu yang ada di sekitarnya.
“Pesan pak Pj Gubernur, jangan halang-halangi anak masyarakat miskin untuk sekolah sekolah. Sekolah harus mengakomodir anak di lingkungan setempat,” ujarnya.
Selain itu, Yeremia berpesan saat masa pendidikan siswa baru agar sekolah tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah kepada tindakan Bullying, diskriminasi, dan kekerasan.
“Berkaitan dengan dinamika, tetap wajib hukumnya untuk berkoordinasi dengan KCD dan dinas. Jadi tetap laporan jangan melangkah lebih jauh sebelum berkomunikasi dengan pak KCD atau dengan Dinas,” imbuhnya.
Kemudian, Yeremia Juga menegaskan agar sekolah tidak melakukan pemungutan dalam bentuk apapun sebagai dalih PPDB. Ia menegaskan tidak akan main-main jika sekolah mencoba melakukan pungutan terhadap siswa baru.
“Saya berharap kepala sekolah dan bapak ibu jangan sampai ada kejadian namanya itu pungutan apapun. Kedepan kita akan terus perjuangkan berkaitan dengan pembangunan pendidikan salah satunya yaitu pembangunan sarana prasarananya,” pungkasnya.
