Serang-Ketua DPRD Banten Andra Soni menerima audiensi dari Ikatan Guru Indonesia Wilayah Banten dan Aliansi ASN guru SMA & SMK Negeri di Banten bertempat di ruang rapat pimpinan DPRD Banten pada hari Selasa (30/11/2021).
Dalam audiensi ini hadir pula Cut Muthia,S.Ap selaku wakil ketua komisi I DPRD Banten, Emboy Iskandar, S.E.,M.Si selaku Kasubag Protokol DPRD Banten, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Muhammad Taqwin SN, S.Pd.,S.E.,M.Ak
Dalam audiensi ini, ikatan guru Indonesia wilayah banten dan aliansi ASN guru SMA & SMK Negeri di Banten merasa bahwa profesi guru di Banten dirasa belum cukup mengangkat harkat dan martabat bangsa termasuk daerah. Sebab, beberapa permasalahan guru tidak serta merta dapat terselesaikan segera.
Menurut perwakilan dari salah satu ikatan guru Indonesia wilayah banten dan aliansi ASN guru SMA & SMK Negeri di Banten ini mengatakan bahwa tuntutan profesi guru sebagai profesi yang sangat membanggakan tidak diikuti dengan peningkatan kualitas.
“program pemerintah untuk mensejahterakan guru melalui berbagai jalur diantaranya adalah sertifikasi guru dan program pendidikan guru belum juga menaikan pamor guru secara kualitas meskipun secara kuantitas ketersediaan juga kebutuhan guru terbilang cukup”, jelasnya.
Perlu diketahui bahwa ikatan guru Indonesia lahir karena inisiasi dibentuknya klub guru melalui pelatihan dan pendampingan guru setelahnya disahkan pada tanggal 26 november 2009.
Ditempat yang sama, Andra Soni selaku ketua DPRD Banten akan mengkaji dan mendalami permasalahan dan keinginan dari ikatan guru Indonesia wilayah banten dan aliansi ASN guru SMA & SMK Negeri di Banten ini.
Dirinya juga berharap agar ikatan guru Indonesia ini dapat bersiap menjadi lokomotif penggerak perubahan bagi bangsa. (Tia/Infopubdok)
