SERANG ,- Sejumlah gabungan mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) melakukan aksi unjuk rasa lanjutan ke DPRD Banten setelah sebelumnya melakukan unjuk rasa di Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Senin (04/5/2026).
Aksi ini merupakan salah satu bentuk keprihatinan mahasiswa dengan kondisi pendidikan yang ada di Banten.
Menurut koordinator mahasiswa, aksi ini untuk menuntut penyamarataan fasilitas pendidikan dan kesejahteraan guru di Provinsi Banten agar tidak menjadi ketimpangan sosial antara daerah satu dengan yang lainnya.
“Kami hadir dengan penuh rasa prihatin kepada pendidikan di Provinsi Banten ini, belum adanya penyamarataan fasilitas yang menyebabkan bedanya status sosial daerah A dengan lainnya,” ucapnya.

Dalam menemui massa aksi, Sekda Banten Deden Apriandhi hadir bersama dengan Sekwan Banten Subhan Setiabudi serta didampingi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Biro Umum Provinsi Banten.
Deden menanggapi bahwa tuntutan mahasiswa mengenai pendidikan akan segera dipelajari dan tindak lanjuti dalam 2×24 jam karena memang pendidikan suatu hal yang krusial sesuai dengan arahan Gubernur Banten.
“Tuntutan mahasiswa mengenai pendidikan ini akan kami pelajari dan tindak lanjuti 2×24 jam karena pendidikan adalah hal krusial sesuai arahan Gubernur Banten,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Subhan Setiabudi menuturkan bahwa menurutnya tuntutan yang disampaikan diantaranya sudah ada yang berjalan seperti; mengenai akses sekolah, kesejahteraan guru, dan tunjungan-tunjangan pendidik.
“Sepertinya tuntutan yang disampaikan beberapa diantaranya sudah berjalan, tapi memang diperlukan waktu untuk merata,” tuturnya.
Ia berharap dengan adanya aksi unjuk rasa ini mahasiswa dan Pemprov Banten akan sama-sama menemukan jalan tengahnya saat dilakukan diskusi terbuka dikemudian hari. (Dn/infopubdok)
