DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten

Pimpinan DPRD Banten Terima Audiensi MPMK Kabupaten Lebak

Banner Idul Fitri 1442H

SERANG, – DPRD Provinsi Banten menerima audiensi dari Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan (MPMK) Kabupaten Lebak di Gedung Serbaguna DPRD Banten, Pada Selasa (16/03/21).

Audiensi dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Banten Andra Soni, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Barhum HS, S.IP, didampingi Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Banten H. Madsuri,SH, Kepala Bidang Hukum dan Persidangan H. Furkon, AP, M.Si, Kepala Sub Bagian Produk Hukum dan Tenaga Ahli H. Sunandar, SH, M.Si.

Selain itu turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Dr. Dra Enong Suhaeti. M.Si

Sementara itu perwakilan dari Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan Kabupaten Lebak yang hadir dalam acara ini diantaranya adalah Junaedi Ibnu Jarta S.Hut selaku Ketua Umum MPMK Kabupaten Lebak, Jaro Saija Baduy serta perwakilan dari kasepuhan masyarakat adat Kabupaten Lebak.

Untuk diketahui bahwa DPRD Provinsi Banten sedang merumuskan Peraturan Daerah (Perda) desa adat, oleh karena itu tujuan dari audiensi ini yaitu dalam rangka menyamakan persepsi dalam aspek history, filosofi, faktual dan yuridis agar penyusunan perda ini sesuai dan tidak bertentangan dengan budaya masyarakat adat Kabupaten Lebak.

Wakil Ketua DPRD Banten Barhum HS menjelaskan, bahwa DPRD Banten sangat menyambut baik kedatangan dari MPMK Kabupaten Lebak. Ia juga berharap penyampaian aspirasi untuk pembentukan Perda desa adat ini bisa segera terlaksana.

“Tentunya DPRD Banten sangat menyambut baik kedatangan dari MPMK Kabupaten Lebak ini, saya berharap penyampaian aspirasi terkait perda desa adat ini dapat segera terlaksana dan kami juga memohon dengan sangat, agar elemen para unsur dari MPMK untuk terus mendorong semua pihak agar paham dan mengerti bahwasanya kebutuhan-kebutuhan payung hukum terkait masyarakat adat bisa terimplementasi dengan baik mengingat hal ini memang dibutuhkan untuk suatu wilayah yang memiliki masyarakat adat yang sampai saat ini masih terjaga dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum MPMK Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, S.Hut menyampaika, bahwa pihaknya sangat berterimakasih kepada pimpinan DPRD Banten serta jajarannya yang sudah menerima dengan baik kedatangan MPMK Kabupaten Lebak.

Ia mengatakan, dengan dilaksanakannya audiensi ini, MPMK Kabupaten Lebak ingin mendorong agar Perda adat di tingkat Provinsi Banten dapat segera terwujud sehingga mampu membawa  kebermanfaatan bagi masyarakat adat Kabupaten Lebak.

“Kami sangat berterimakasih kepada pimpinan DPRD Banten, Bapemperda DPRD serta Bagian Hukum Sektwan Banten yang sudah menerima dengan baik audiensi sore hari ini. Dilaksanakannya audiensi ini tentunya sebagai dorongan dari masyarakat adat Kabupaten Lebak agar perda adat di tingkat Provinsi Banten dapat segera terwujud. Kami juga memberikan materi berupa pemaparan terkait kondisi masyarakat serta kebudayaan masyarakat adat Lebak, agar penyusunan perda adat dapat sesuai dengan harapan kami dan nantinya dapat membawa kebermanfaatan khususnya untuk masyarakat adat Kabupten Lebak,” terangnya.

Sebagai penutup, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni menyampaikan, bahwa DPRD Banten sudah memasukan penyusunan perda ini kedalam Program Bapemperda tahun 2021. Selain itu DPRD Banten juga akan meminta masukan dari tokoh-tokoh agar perda ini dapat sesuai dengan kebudayaan  masyarakat adat Kabupaten Lebak. (Yuni/Bid. Infopub)

POJOK PARLEMEN