DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten

Gubernur Banten Apresiasi Kerja Keras DPRD Provinsi Banten

SERANG, – Gubernur Banten Wahidin Halim mengapresiasi kinerja DPRD Provinsi Bantenbyang sudah bekerja keras dalam mempersiapkan APBD dan melakukan langkah-langkah untuk APBD tahun 2021. Demikian hal itu diungkapkan Wahidin Halim dalam Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan RKUA RPPAS APBD Provinsi Banten TA 2021 dan Penyampaian Laporan Hasil Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Banten Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2019-2020 di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang Kamis, (8/10/2020).

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setingggi-tingginya kepada Pimpinan DPRD Provinsi Banten dan seluruh anggota. Di tengah-tengah kekhawatiran kita semua di masa pandemi Covid-19 ini, masih terus bekerja keras dalam rangka mempersiapkan APBD dan melakukan langkah-langkah untuk APBD 2021,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam telekonferensi.

“Semoga amal baik dari rekan-rekan dewan diterima oleh Allah SWT dan diberikan kesehatan, kemurahan dan kelancaran rezeki. Aamiin,” tambahnya.

Di tengah-tengah masa pandemi sekarang ini, Gubernur mengaku merasa prihatin dan merasa sedih lantaran banyaknya aktivitas masyarakat yang melakukan kegiatan tanpa menghiraukan protokol kesehatan. Kendati demikian ia senantiasa selalu berdoa agar semua senantiasa diberikan kesehatan.

“Saya selalu berharap,berdoa, dan merenung untuk apa yang bisa saya lakukan, untuk apa yang akan terjadi esok. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan,” jelas Gubernur.

Dikatakan, awalnya pandemi Covid-19 diprediksikan akan usai di bulan Oktober. Namun nyatanya tetap terjadi. “Tapi kita juga harus bersyukur. Tangerang Raya yang semula adalah zona merah, kini sudah berubah menjadi orange, dan terus bergerak ke arah kuning,” ungkap Gubernur.

Tak bosan, ia juga terus mengajak semua kalangan untuk tetap perhatikan dan menerapkan selalu protokol kesehatan. Mengingat saat ini wilayah Kabupaten Serang dan Kota Cilegon, menjadi zona merah.

“Kita harus tetap optimis. Selalu perhatikan protokol kesehatan,” pungkas Gubernur.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

POJOK PARLEMEN