DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten

Terima Audiensi KPU Banten, Ketua DPRD Bahas Pilkada Serentak

SERANG, – Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni didampingi Sekretaris DPRD Provinsi Banten Drs. E. A. Deni Hermawan, M.Si menyambut baik kedatangan Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon, SH., MH beserta jajarannya di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Provinsi Banten pada Selasa, (08/09/2020).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari surat audiensi yang diajukan KPU Provinsi Banten kepada Ketua DPRD Provinsi Banten mengenai beberapa hal diantaranya adalah hibah yang diusulkan oleh KPU Provinsi Banten dan serta desain pemilu.

Mengenai pemilihan di tengah maraknya pandemi covid-19, Ketua KPU Provinsi Banten Wahyul Furqon, SH., MH mengatakan, bahwa KPU Provinsi Banten sudah memiliki rencana pemilihan walikota, bupati atau gubernur nantinya walaupun ditengah pandemi covid-19 dengan menggunakan protokol kesehatan yang berlaku.

Wahyul berharap, semua masyarakat baik calon dan pemilih tetap memperhatikan dan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku. “Saya berharap pemilihan si Banten ini nantinya bisa kita lalui dengan baik walaupun ditengah pandemi covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni mengatakan, bahwa KPU merupakan lembaga resmi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum.

Menjelang pilkada serentak 2020 di 270 daerah, tentunya menjadi sorotan penting bagi setiap kalangan. Terlebih, Provinsi Banten juga tengah melaksanakan tahapan pilkada di empat daerah yang meliputi, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan.

“Berkaitan dengan itu, hari ini saya menerima audiensi dari KPU Banten maupun Bawaslu Banten. Dua-duanya hadir dihari yang sama dengan waktu yang beda. Pertemuan ini bagian dari menjalin silaturahmi dan meningkatkan koordinasi antar lembaga,” tuturnya.

Lebih lanjut Andra mengatakan, bahwa dalam kesempatan ini, KPU Banten banyak bicara terkait perkembangan tahapan pemilihan serentak 2020. Dilain hal ia juga berdiskusi tentang kemungkinan pelaksanaan Pilkada pada tahun 2022.

“Secara lembaga, terkait dengan kemungkinan pelaksanaan Pilkada 2022, DPRD Banten sifatnya hanya menunggu keputusan dari pusat. Terlepas itu, komunikasi dan koordinasi selalu kami tempuh,” katanya.

“Selanjutnya, dengan pertemuan itu juga saya tegaskan agar pelaksanaan Pilkada 2020 mendatang dapat dijalankan dengan prinsip langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil (luber jurdil). Catatan khusus kami terhdap para penyelenggara Pilkada, baik KPU maupun Bawaslu agar tetap menjaga independensi serta netralitasnya. Tentu juga harus tetap memperhatikan protokol Covid-19, karena Pilkada kali ini digelar dimasa pandemi,” tandasnya. (Red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

POJOK PARLEMEN