DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten

Ketua DPRD Banten Soroti Kondisi Penerangan di Pulau Tunda

SERANG, – Ketua DPRD Banten Andra Soni menyoroti kondisi penerangan di Pulau Tunda, Kabupaten Serang yang sudah dua bulan terakhir padam ketika malam hari, karena genset yang menjadi sumber pasokan listrik satu-satunya rusak.

Hal itu ia lihat langsung ketika melakukan kunjungan kerja bersama komisi II DPRD Banten ke Pulau Tunda Rabu, (2/9/2020).

“Ada sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) dan 1.000 jiwa masyarakat Pulau Tunda yang pasokan listriknya hanya mengandalkan genset yang sudah berusia tujuh tahun. Ketika genset itu rusak, otomatis mereka tidak bisa mengandalkan apa-apa lagi,” ujar Andra Soni.

Andra menuturkan, berdasarkan informasi warga setempat, bahwa pada tahun 2018 lalu pemerintah sudah menyediakan alternatif pasokan listrik selain dari genset, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun sejak selesai pengerjaan, PLTS tersebut mengalami kerusakan sehingga tidak bisa digunakan.

“Padahal anggaran untuk PLTS itu sangat besar, sekitar Rp5,63 miliar yang dikerjakan oleh PT. Cahaya Kencana Kupang dengan nama proyek Pembangaunan PLTS 50 kWp yang mulai dikerjakan dari tanggal 4 Mei 2018 sampai 1 Oktober 2018,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi II sekaligus Anggota Banggar DPRD Banten, Dedi Haryadi mengaku merasa prihatin atas keadaan yang dialami warga Pulau Tunda. Pasalnya, selain keterbatasan akses listrik yang dinikmati terhambat, warga juga tengah mengalami musibah karena salah satu sumber energi listriknya sudah rusak.

Pihaknya mengaku akan memperjuangkan di DPRD Banten untuk mengusulkan pembelian mesin diesel listrik baru, agar masyarakat Pulau Tunda kembali menikmati listrik, meskipun tak semaksimal apa yang dirasakan warga di perkotaan.

“Tentunya kita bicara nanti di badan anggaran, kita masuk anggaran di 2021,” katanya. (Red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

POJOK PARLEMEN