SERANG,- Ketua DPRD Banten H.Fahmi Hakim menghadiri kegiatan Seba Baduy yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Sabtu (25/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Banten H.Fahmi Hakim menegaskan bahwa Seba Baduy bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan warisan budaya yang sarat makna dan nilai kehidupan.

Fahmi menjelaskan bahwa tradisi Seba Baduy yang dilakukan oleh Urang Kanekes merupakan bentuk penghormatan sekaligus penyampaian amanat kepada pemerintah.
“Melalui Seba Baduy, kita diingatkan bahwa kehidupan harus dijalani dengan menjaga harmoni antara manusia dan lingkungan. Ini bukan hanya tradisi, tetapi juga pesan moral yang sangat relevan dengan kondisi saat ini,” ujar Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi menyoroti tema yang diusung tahun ini, yakni “Ngajaga Amanat, Ngarumat Jagat”, yang menurutnya memiliki makna mendalam tentang kewajiban menjaga titipan leluhur serta merawat bumi sebagai ruang hidup bersama.
“Nilai-nilai kearifan lokal yang diajarkan masyarakat Baduy, seperti hidup sederhana, jujur, dan selaras dengan alam, harus menjadi inspirasi bagi kita semua,” tambahnya.

Fahmi juga menegaskan bahwa momentum Seba Baduy perlu didukung dengan kebijakan yang berpihak ada pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat adat. Oleh karena itu, DPRD Banten mendorong Pemerintah Provinsi Banten, khususnya di wilayah Kabupaten Lebak agar terus memperkuat kapasitas fiskal daerah. (srh/Bid.Infopub&dok)
