SERANG ,- Wakil Ketua DPRD Banten, Imron Rosadi menerima audiensi dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Banten, bertempat di Ruang Wakil Ketua III DPRD Banten, Selasa (04/8/2026).
Audiensi tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Provinsi Banten.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum PW IPM Provinsi Banten, Nur Ida, memaparkan rencana pengukuhan pengurus baru masa bakti dua tahun yang dirangkai dengan peluncuran program unggulan Pusat Studi Pelajar.
"Program berjenjang ini dirancang untuk mengasah budaya literasi, keterampilan menulis, hingga riset berbasis kebutuhan daerah mulai dari tingkat ranting sekolah, cabang kecamatan, hingga tingkat wilayah guna melahirkan rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi Banten," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Imron Rosadi menyambut hangat para pengurus baru yang datang. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademis dan penguasaan kecerdasan sosial (social intelligence), kepemimpinan, serta komunikasi publik. Di tengah pesatnya disrupsi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Ia juga menuntut generasi muda agar tidak hanya adaptif secara digital, tetapi juga peka menghadirkan solusi atas permasalahan riil di daerah.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Imron Rosadi mengatakan kesiapannya untuk memfasilitasi sarana ruang pertemuan serta membuka peluang kolaborasi program, serta membuka pintu bagi para pelajar untuk menyalurkan aspirasi serta policy brief (kajian kebijakan) hasil riset mereka ke DPRD Banten.
“DPRD Banten siap untuk memfasilitasi sarana ruang pertemuan serta membuka jalan peluang untuk kolaborasi program ke depannya,” ucapnya.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk mendorong konsolidasi organisasi yang berorientasi pada aksi nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. DPRD Banten berharap PW IPM Banten periode ini dapat melahirkan generasi muda yang berintegritas, inovatif, dan siap menjadi calon pemimpin masa depan Banten. (Deb/dn/Infopubdok)

