SERANG-Komisi V DPRD Provinsi Banten menerima audiensi dari Creative Democracy Center (CDC) Forum Mahasiswa dan Pemuda terkait fenomena LGBT dan kekhawatiran terhadap peningkatan penyakit menular seksual di Provinsi Banten. Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Komisi V DPRD Provinsi Banten, Kamis (27/08/2026).
Audiensi tersebut diterima oleh Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Ananda Trianh Salichan bersama Anggota Komisi V H. Mushinin. Turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan CDC Forum Mahasiswa dan Pemuda menyampaikan aspirasi serta kekhawatiran terkait fenomena LGBT dan dampaknya terhadap persoalan kesehatan masyarakat, khususnya penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. Mereka mendorong adanya langkah preventif dan mitigasi dari pemerintah daerah, terutama melalui edukasi dan upaya pencegahan kepada masyarakat.
Ketua Komisi V DPRD Banten Ananda Trianh Salichan mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang disampaikan para mahasiswa dan pemuda. Menurutnya, aspirasi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara masyarakat, DPRD, dan Pemerintah Provinsi Banten dalam menghadapi persoalan kesehatan masyarakat.
“Kami mengapresiasi semangat teman-teman dari CDC yang menyampaikan kekhawatiran terkait persoalan ini. Ini menjadi semangat untuk membangun sinergi dan kolaborasi dengan Pemprov Banten dalam upaya preventif dan mitigasi, khususnya terkait penyakit menular seksual,” ujar Ananda.
Ia menambahkan, kehadiran Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial dalam audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam menyusun langkah pencegahan dan penanganan yang tepat di masyarakat.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Banten H. Mushinin turut mengapresiasi audiensi yang dilakukan CDC Forum Mahasiswa dan Pemuda. Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah melalui langkah-langkah yang tepat.
“Kami mengapresiasi terkait hal ini. Tentunya perlu ada langkah dari pemerintah,” kata Mushinin.
Komisi V DPRD Banten berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti bersama OPD terkait melalui penguatan edukasi, pencegahan penyakit menular seksual, serta program kesehatan dan sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung.(Yn/infopub&dok)

