BALI – Ketua DPRD Provinsi Banten H. Fahmi Hakim menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI) Tahun 2026 yang digelar di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Senin (29/06/26).
Rakernas II ADPSI Tahun 2026 mengusung tema “Penguatan Fiskal Daerah untuk Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan dan anggota DPRD provinsi dari seluruh Indonesia sebagai forum strategis untuk membahas berbagai isu pembangunan daerah, tata kelola keuangan, serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas tantangan dan peluang pengelolaan fiskal daerah di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global. Penguatan kapasitas fiskal daerah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan berkelanjutan dan percepatan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Ketua DPRD Provinsi Banten H. Fahmi Hakim menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah harus menjadi perhatian bersama agar pemerintah daerah memiliki ruang yang lebih luas dalam menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Rakernas ADPSI menjadi wadah penting untuk menyatukan pandangan serta memperkuat kolaborasi antar DPRD provinsi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Penguatan fiskal daerah harus terus didorong agar daerah memiliki kemampuan yang optimal dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Fahmi Hakim.
Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan penganggaran daerah berjalan efektif, akuntabel, dan selaras dengan arah pembangunan nasional. Oleh karena itu, hasil pembahasan dalam Rakernas ADPSI diharapkan dapat menjadi masukan bagi daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal dan meningkatkan kualitas pembangunan.
Selain menjadi ajang koordinasi dan konsolidasi antar DPRD provinsi, Rakernas II ADPSI Tahun 2026 juga diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat mendukung implementasi program pembangunan nasional menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. (Yn/infopub&dok)

