DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten
PENCEGAHAN CORONA

Sekretaris DPRD Banten Secara Simbolis Berikan Paket Sembako ⁣Dari Zakat ASN

SERANG, – Sekretaris DPRD Provinsi Banten Drs. E. A Deni Hermawan, M.Si secara simbolis memberikan paket sembako kepada perwakilan anggota satuan pengaman dalam (Pamdal) dan petugas kebersihan sekretariat DPRD Provinsi Banten, Kamis (02/07/2020). ⁣

Paket Sembako tersebut bersumber dari dana zakat para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten yang dikumpulkan di Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pemerintah Provinsi Banten.⁣

Dalam kesempatan itu, Sekretaris DPRD Provinsi Banten Drs. E. A Deni Hermawan, M.Si mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN di Provinsi Banten yang telah memberikan zakatnya. Ia mendoakan semoga apa yang telah diberikan mendapatkan balasan yang lebih dari Allah SWT.

Ia mengungkapkan, bahwa di lingkungan sekretariat DPRD Banten ada sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada office boy, petugas kebersihan, satpam/pamdal. Ia berharap petugas yang mendapatkan paket sembako tersebut dapat bermanfaat ditengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Semoga apa yang diterima dapat bermanfaat dan yang memberikan dapat mendapatkan ganti dan balasan yang lebih dari Allah SWT, ” ucapnya.

Ditempat terpisah, Ketua UPZ Baznas Pemprov Banten yang juga Plt Karo Kesra Setda Pemprov Banten Toton Suriawinata mengatakan, bahwa penyaluran zakat diberikan kepada yang berhak menerima zakat saat ini berupa bantuan sembako, sarana prasarana masjid/ mushola, bantuan untuk disabilitas, renovasi rumah tidak layak hingga bantuan untuk sarana MCK (mandi, cuci, dan kakus).

Sebanyak 2.542 paket sembako disalurkan kepada office boy, petugas kebersihan, satpam/pamdal, dan sopir di lingkungan Pemprov Banten. Penyaluran dana zakat lainnya berupa bantuan sarana dan prasarana masjid/ mushola, penyandang disabilitas, bantuan renovasi rumah tidak layak huni, beasiswa, serta bantuan untuk kaum dhuafa.

Hal baru dalam penyaluran kali adalah bantuan untuk renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) senilai Rp 20 juta yang menyasar 720 orang penjaga atau petugas kebersihan sekolah SMA/SMK Negeri di Provinsi Banten. Dari 240 SMAN/SMKN di Provinsi Banten masing-masing sekolah mengusulkan tiga (3) orang penerima.

“Penerima bantuan renovasi RTLH untuk penjaga sekolah diusulkan oleh kepala sekolah. Seperti Pak Masri, yang mengusulkan adalah Kepala SMKN 2 Pandeglang,” ungkap Toton.

Sementara itu untuk bantuan sarana dan prasarana kali ini tujukan kepada 12 penerima yang terdiri dari masjid, mushola, dan pondok pesantren. Bantuan yang diserahkan senilai Rp 5 juta hingga 10 juta.

Menurutnya, pengumpulan zakat dari para ASN di lingkungan Pemprov Banten di saat pandemi Covid-19, Toton mengaku terjadi penurunan penerimaan zakat dari para ASN.

“Zakat yang terkumpul saat pandemi Covid-19 mencapai Rp 600 juta. Pada saat normal, zakat yang terkumpul bisa mencapai Rp 1 miliar hingga Rp 1,3 miliar,” ungkapnya. (Yuni/bid. Infopub)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

POJOK PARLEMEN
error: Kontent Dilidungi