DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROV. BANTEN
Situs Resmi DPRD Prov. Banten
PENCEGAHAN CORONA

Mengenal M Nawa Said Dimyati, Lahir dari Pergerakan

MENJADI legislator bagi M Nawa Said Dimyati merupakan hal yang luar biasa. Pria kelahiran Pacitan, 31 Maret 1969 tak pernah menyangka bisa terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten.

Sebab, dirinya memiliki keterbatasan dana saat mengikuti pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Ayahnya berprofesi sebagai Kepala KUA Kabupaten Pacitan.
Namun, berkat perjuangannya merangkul masyarakat, M Nawa Said Dimyati yang akrab disapa Cak Nawa mendapatkan kepercayaan menjadi anggota Dewan.

Sebelum sampai pada posisi saat ini, Cak Nawa sebetulnya sudah lama berkenalan dengan dunia gerakan dan politik. Pengalaman pertama didapatkan saat duduk di bangku SMA 86 Malang. Pada masa yang bertepatan dengan pemerintahan era orde baru itu, kegiatan harinya-harinya sebagai siswa banyak diisi dengan aktivitas sosial.

Kecintaannya terhadap dunia pergerakan berlanjut saat duduk di bangku kuliah di Institut Agama Islam negeri (IAIN) Sunan Ampel Malang, dengan terjun ke Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Tak berbeda dengan saat menjadi siswa, pilihannya terjun ke organisasi mahasiswa juga membuat masa kuliahnya banyak diisi dengan kegiatan sosial.

Selesai kuliah Cak Nawa merantau ke Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Di tempat inipun ia sering kali bersentuhan dengan masyarakat melalui berbagai program sosial. Program sosial yang ia kenang salah satunya membantu anak tak mampu melanjutkan pendidikan.

“Anak yang kebetulan orang tuanya lagi mengalami masalah, atau orang tuanya enggak ada, bagaimana caranya supaya bisa sekolah. Bareng masyarakat kita sekolahin,” ujarnya seperti dikutip dari Kabar-Banten.com

Pada 1994 ia menikah dengan perempuan yang jadi pujaan hatinya. Masa awal menikah tak dilalui dengan manis. Ia harus tertatih-tatih membangun ekonomi keluarga. Profesinya yang digelutinya untuk membuat dapur keluarga ngebul adalah berdagang. Sambil bergadang, tak ketinggalan program sosial di masyarakat tetap dijalankan.

Hari berlalu, pada 2003 Cak Nawa mendapatkan telepon dari sang ibunda. Melalui telepon itu ibundanya meminta dirinya membantu pemenangan Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada pilpres 2004.

“Aktiflah di Demokrat sejak 2004 awal. Kemudian setelah pemilu 2004 itu saya diminta menjadi tim pemenangan gabungan, atau tim kampanye gabungan SBY-JK pada saat itu untuk Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Sukses mengantarkan SBY menjadi presiden membuatnya tertarik melanjutkan karir politik menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tangerang. Sebuah langkah awal yang kelak mengantarkannya menjadi Anggota DPRD.

Cak Nawa melanjutkan, sembari aktif menjadi pengurus di Demokrat, pada 2009 dirinya mencalonkan diri dan terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang periode 2009-2014. “Setelah selesai 2014 maju ke provinsi,” katanya.

Akan tetapi, takdir berkata lain. Usahanya naik tahta dari DPRD Kabupaten Tangerang menjadi Anggota DPRD Provinsi Banten kandas. Suaranya kalah dari rival sesama partainya. “Hingga kemudian PAW (pergantian antar waktu) pada 2016, dan kemarin (pemilu 2019) nyalon lagi alhamdulillah terpilih,” tuturnya.

Dengan posisinya sebagai wakil rakyat, ia bertekad menjaga amanah dengan semaksimal mungkin berbuat untuk kepentingan masyarakat, baik masyarakat, khususnya masyarakat di daerah pemilihan (dapil)-nya maupun masyarakat Banten secara keseluruhan.

Upayanya adalah menghasilkan regulasi yang memudahkan mereka dalam meningkatkan kualitas hidupnya. “Atau kita juga melakukan perlindungan apabila ada peraturan yang bisa mengancam mereka. Kita harus tentang supaya aturan itu tidak muncul, ini yang bisa kita lakukan,” ujarnya.

Adapun kepada masyarakat di dapilnya, ia ingin mewujudkan aspirasi, harapan-harapan mereka melalui kewenangan yang dimiliki. “Yang bsia dorong melalui program pembangunan, kita dorong melalui APBD atau APBN. Tapi yang tidak dan kalau kita mampu kita dorong dengan dana yang lain,” ucap Cak Nawa. (KB/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

POJOK PARLEMEN
error: Kontent Dilidungi