Kamis, 25 April 2019 01:10:18 Wib



Berita Dewan

Mengupas Strategi Mengurangi Angka Pengangguran Dalam Ngopi @ Parlemen

Selasa, 02 April 2019 15:47:14 wib Dibaca: 33 Pengunjung

SERANG – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, persentase jumlah pengangguran di Banten 2018 mengalami penurunan dibanding Agustus 2017. Pada tahun 2017 jumlah pengangguran di Banten sebanyak 9,28 persen. Sedangkan tahun 2018 jumlahnya 8,52 persen. Namun, penurunan itu tetap menjadikan Banten sebagai provinsi tertinggi jumlah penganggurannya dibandingkan 33 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data tersebut perlu adanya strategi yang konkrit dalam mengurangi angka pengangguran di Provinsi Banten. Demikian hal tersebut yang menjadi pembahasan dalam acara talkshow Ngopi @ Parlemen dengan tema "Strategi Mengurangi Angka Pengangguran" di gedung DPRD Banten Rabu, (27/03/2019).

Dalam kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten Upiyadi, SH., MH., Kepala Disnakertrans Provinsi Bante H. Alhamidi,S.sos, M.Si., dan Perwakilan BBPLK Serang Ir. Totok Suprawoto. 

Wakil Ketua Komisi V DPRD Banten Upiyadi, SH., MH. Menyampaikan, bahwa angka pengangguran ini merupakan tugas bersama. Menurutnya pemerintah telah menghabiskan uang triliunan dalam menumbuhkan perekonomian dan industri yang diharapkan dapat berakibat kepada terserapnya tenaga kerja. 

"Angka pengangguran di Provinsi Banten sebenarnya membuat prihatin kita bersama. Selain itu Tenaga Kerja Asing juga harus menjadi perhatian serius bagi kita bersama. Masih banyak pengangguran, berarti ada ketidakberesan dalam mengurus industri yang ada, juga bisa akibat dari perencanaan badiklat yang mengakibatkan tidak terserapnya tenaga kerja lokal," ujarnya. 

Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigtasi (Disnakertrans) H. Alhamidi,S.sos,M.si menyampaikan program unggulan yang ada di Disnakertrans Provinsi Banten yaitu, yang pertama adalah terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamisme keadilan, bermartabat tanpa diskriminasi.

"Artinya program ini bagaimana upaya kita lakukan dalam rangka untuk menjaga kondisi ketenagakerjaan atau perusahaan-perusahaan yang ada saat ini, bahwa Banten ini terdapat perusahaan 15.945 perusahaan dari jumlah sebanyak ini agar kita dapat mengkondisikan agar perusahaan tidak berpindah ke tempat lain dan melaksanakan peraturan yang ada," ujarnya. 

Kemudian yang kedua ia melanjutkan, Disnakertrans tengah melakukan peningkatan tenaga kerja guna menekan angka pengangguran yang ada di Provinsi Banten. "Ada berapa program yang kita lakukan yang pertama adalah penempatan tenaga kerja luar negeri, kita menepatkan tenaga kerja dari Banten ke luar negeri. Yang kedua adalah penempatan tenaga kerja angkatan kerja antar daerah, dimana kita menempatkan tenaga kerja ke luar daerah lain. Yang ketiga adalah penempatan tenaga kerja lokal, kita menempatkan tenaga kerja ke perusahaan-perusahaan tata usaha mandiri. Yang keempat adalah penempatan tenaga kerja transmigrasi, kita mengirim juga tenaga kerja dari Banten ke luar Banten. Dan yang kelima adalah perluasan kesempatan kerja, jadi disamping penempatan ini kita juga mempunyai program perluasan kesempatan kerja dalam rangka usaha mandiri,"paparnya. (Humas)

PIMPINAN DPRD

AGENDA

13
Selasa, 13 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
01
Kamis, 01 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
Top