Rabu, 17 Juli 2019 00:00:41 Wib



Berita Dewan

Mengupas Perkembangan UKM Zaman Now Dalam Ngopi @ Parlemen

Selasa, 30 April 2019 14:53:52 wib Dibaca: 39 Pengunjung

SERANG – Persaingan pasar di era digital saat ini sangat ketat dan bersaing, oleh karena itu pelaku Usaha Kecil dan Menengah harus memiliki kiat khusus dan perhatian dari pemerintah sehingga para pelaku UKM tidak tergerus. Demikian hal tersebut menjadi pembahasan dalam acara talkshow ngopi @ Parlemen yang digelar di Gedung DPRD Provinsi Banten, Rabu (10/04/2019).

Dalam kesempatan itu, Anggota II DPRD Provinsi Banten A. H. Yansen Tambunan mengatakan bahwa DPRD Provinsi Banten sejatinya telah mendukung penuh segala program yang digulirakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten. Selain itu, pihaknya juga sering melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait dalam rangka mendukung pertumbungan UKM-UKM yang ada di Provinsi Banten. “ Hal ini (Rapat koordinasi) dalam rangka mendukung perkembangan UKM yang ada di Provinsi Banten,” ujarnya.

Lebih lanjut Yansen mengungkapkan, terkait dukungan anggaran dari DPRD Banten kepada Dinas Koperasi dan UKM, Ia mengaku perlu adanya usulan dan masukan dari OPD terkait sehingga anggaran yang diusulkan sejalan dengan program-program yang dicanangkan. Dirinya juga berharap program-program yang digulirkan dapat tepat sasaran dan betul-betul dibutuhkan oleh para UKM yang ada di Provinsi Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten DR H. Tabrani M.Pd mengatakan, dalam rangka meningkatkan kapasitas para pelaku usaha kecil dan menengah yang ada di Provinsi Banten Pihaknya melakukan berbagai upaya yang pertama, pihaknya melakukan pelatihan pemasaran baik secara of line maupun onlline. Hal ini dilakukan agar para pelaku UKM ini bisa bekerjasama dengan situs web perdagangan seperti bukalapak.com, blibli.com, sehingga para pelaku UKM ini dapat menitipkan usahanya di pasar online tersebut.

Selain itu, melalui pemasaran of line para pelaku juga dilatih agar dapat menjalin kerjasma dengan mini market-mini market yang ada dilingkungannya menyediakan tempat minila 15-20 persen untuk produk-prodik UKM.  “ Inilah (Pelatihan) yang sudah kita lakukan, jadi ketika mereka sudah bisa memasarkan usahanya maka kita tinggal mengevaluasinya, bagaimana usaha mereka,” katanya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Banten, Rudiansyah Thoib SE, MM., mengatakan bahwa dewan kerajinan nasional merupakan lembaga yang bersinegi dengan OPD terkait baik ditingkap Provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota. Pihaknya juga melakukan pelatihan-pelatihan, memfasilitasi standarisasi prodan maupun kemasan, sertifikasi halal hingga perbaikan mutu.” Pelatihan-pelatihan ini tersebar di tingkat Kabupaten/Kota, kalau kita di tingkat Provinsi tentunya bersinergi dengan instansi terkait baik dengan Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian, maupun dengan Dinas Pariwisata. Ada beberapa produk unggulan seperti Kuliner, animasi dan fashion. Untuk makanan minuman perkembangannya cukup masif. Dan masih banyak potensi lainnya,” tandasnya. (Humas)

PIMPINAN DPRD

AGENDA

13
Selasa, 13 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
01
Kamis, 01 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
Top