Minggu, 17 Februari 2019 21:17:16 Wib



Berita Dewan

Mengupas Langkah Konkrit Membangun Pariwisata Banten Dalam Talkshow Ngopi @ Parlemen

Kamis, 07 Februari 2019 20:56:24 wib Dibaca: 36 Pengunjung
Acara talkshow ngopi @ parlemen (Ngopi aspirasi parlemen) dengan tema "wisata Banten We Care", di gedung DPRD Provinsi Banten Rabu, (06/02/2019).

SERANG - Berbicara pariwisata yang ada Provinsi Banten merupakan tanggung jawab semua pihak, sehingga perlu adanya langkah konkrit serta program unggulan untuk membuat pariwisata Banten lebih bersinar. Terlebih Pasca tsunami yang melanda perairan Selat Sunda pada 22 Desember 2018 lalu menyisakan pekerjaan rumah bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten khususnya bidang pariwisata.

Demikian hal tersebut terungkap dalam acara talkshow ngopi @ parlemen (Ngopi aspirasi parlemen) dengan tema "wisata Banten We Care", di gedung DPRD Provinsi Banten Rabu, (06/02/2019). Dalam acara tersebut hadir sebagai narasumber, Ketua DPRD Provinsi Banten H. Asep Rahmatullah, Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten Ashok Kumar, dan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Wadiyo.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Banten H. Asep Rahmatullah mengatakan, langkah konkrit yang dilakukan DPRD Provinsi Banten salah satunya yaitu tahun 2019 ini telah menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang induk pembangunan kepariwisataan Provinsi Banten tahun 2018-2025 untuk mendukung dan menyiapkan payung hukum bagi para pelaku usaha di bidang pariwisata.

Selain itu dirinya juga mengimbau agar para pelaku pariwisata membuat tagline “wisata religi” sebagai ciri khas Provinsi Banten dalam mempromosikan wisata yang ada di Banten. "Kemudian untuk pemulihan pasca tsunami Banten, saya sarankan agar pelaku usaha pariwisata dapat berkoordinasi dengan stakeholder, kepala daerah serta Polri maupun TNI untuk kembali membangun sarana maupun penunjang tempat wisata lainnya," ujarnya.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Wadiyo mengatakan, untuk kembali menggeliatkan kembali tempat wisata yang ada di Provinsi Banten, pihaknya telah menyiapkan beberapa agenda event. Dirinya juga berharap dengan disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah tentang induk pembangunan kepariwisataan Provinsi Banten tahun 2018-2025 dapat menjadi payung hukum dalam mengatur para pelaku dibidang pariwisata.

"Semoga dengan disetujuinya Raperda kepariwisataan ini dapat menjadi payung hukum bagi kita untuk lebih mengembangkan pariwisata di Provinsi Banten," harapnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Banten Ashok Kumar, meminta agar pemerintah tidak membatasi kegiatan rapat di hotel. Hal tersebut, menurutnya dapat menstabilkan dan menumbuhkan kembali geliat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha bidang pariwisata. "Jika terus didukung oleh pemerintah dengan program yang konkrit, tentu potensi pariwisata kita yang kita miliki bisa lebih unggul dari tempat-tempat wisata lain. Bahkan mengalahkan bali," imbuhnya. (HUMAS DPRD BANTEN)

 

PIMPINAN DPRD

AGENDA

13
Selasa, 13 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
01
Kamis, 01 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
Top