Senin, 18 November 2019 08:26:14 Wib



Berita Dewan

DPRD Provinsi Kalimantan Utara Lakukan Kunjungan ke DPRD Banten

Selasa, 15 Oktober 2019 10:24:36 wib Dibaca: 64 Pengunjung
SERANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten menerima kunjungan rombongan DPRD Kalimantan Utara dalam rangka studi komparasi terkait tata tertib dan kode etik di Gedung Serba Guna (GSG) DPRD Provinsi Banten, Selasa (15/10/2019).
 
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan DPRD Kalimantan Utara Mudais menyampaikan, bahwa pihaknya bersama rombomgan sekitar 35 anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara berkunjung ke DPRD Provinsi Banten dalam rangka studi komparasi terkait tata tertib dan kode etik dewan. 
 
Dirinya berharap, dari silaturahmi tersebut pihaknya bisa mendapatkan masukan atau referensi-referensi terkait penyusunan tata tertib dan kode etik. "Mudah-mudahan pertemuan silaturahmi antara DPRD Provinsi Kalimantan Utara dengan DPRD Provinsi Banten ini bisa memberikan beberapa solusi berkenaan dengan tata tertib yang pada saat ini di DPRD provinsi Kalimantan Utara masih berproses ada beberapa hal yang menurut hemat kami bahwa kami harus berkoordinasi dan berkonsultasi kepada saudara-saudara kami yang ada di DPRD Provinsi Banten," tuturnya. 
 
Ia mengatakan, bahwa berdasarkan informasi yang di dapat oleh pihaknya, Provinsi Banten telah membahas tata tertib dan kode etik. Oleh karena itu, pihaknya mencoba untuk bersilaturahmi ke DPRD Provinsi Banten dalam rangka untuk mendapatkan beberapa referensi berkenaan dengan penyusunan tata tertib dan kode etik yang saat ini masih dilakukan pembahasan di Provinsi Kalimantan Utara. 
 
Ia melanjutkan, berdasarkan undang-undang Nomor 10 Tahun 2004, mekanisme pembuatan peraturan daerah pihaknya mengacu kepada undang-undang nomor 23 tahun 2014 dan PP 12 tahun 2018 tentang mekanisme sebuah laporan umum dalam tahapan penyusunan tata tertib. 
 
"Beberapa minggu lalu saya berkoordinasi dengan beberapa teman yang ada di DPRD provinsi lain kami berpendapat bahwa salah satu syarat untuk membentuk alat kelengkapan DPRD syaratnya adalah tata tertib dan kode etik ini harus selesai. Oleh karena itu banyak hal yang ingin kami tahu sejauh mana klaosul yang masuk di dalam batang tubuh tata tertib yang ada di DPRD Provinsi Banten," ujarnya. 
 
Sementara itu, wakil ketua 1 DPRD Provinsi Banten Wakil ketua 1 Bahrum H.s.,s.Ip menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini masih menggunakan tata tertib dan kode etik lama. Hal itu dikarenakan saat ini pihaknya masih memprioritaskan kegiatan-kegiatan lain seperti rapat bersama mitra kerja. Selain itu, menurutnya tata tertib dan kode etik lama secara aspek hukum masih diperbolehkan. 
 
"Saya ingin menyampaikan bahwa saat ini kami masih melakukan pembahasan bersama mitra kerjanya. Sehingga kami masih menggunakan tata tertib dan kode etik yang lama," ujarnya. 
 
Ia juga menyampaikan terimakasih banyak atas kunjungan dari rombongan DPRD Provinsi Kalimantan Utara. Ia berharap kunjungan tersebut selain sebagai ajang silaturahmi juga dapat menjadi sarana tukar fikiran dalam berbagai persoalan di parlemen masing-masing. (Humas)

PIMPINAN DPRD

AGENDA

12
Kamis, 12 September 2019
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
13
Selasa, 13 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
01
Kamis, 01 November 2018
Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten
(Sudah dilaksanakan)
Top